Pages

Minggu, 01 Desember 2013

EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)




Ejaan adalah seperangkat aturan atau kaidah perlambangan bunyi bahasa, pemisahan, penggabungan dan penulisannya dalam suatu bahasa. Batasan tersebut menunjukan pengertian kata ejaan berbeda dengan kata mengeja. Mengeja adalah kegiatan melafalkan huruf, suku kata atau kata. Sedangkan ejaan adalah suatu sistem aturan yang jauh lebih luas dari sekedar masalah pelafalan. 
 Ejaan terbagi tiga:  
  1. Van Ophuijsen (nama seorang guru besar Belanda yang juga pemerhati bahasa) yang dilakukan pada tahun 1901 oleh pemerintah Belanda yang berkuasa dii Indonesia pada masa itu. Ejaan Pan Ophuijsen dipakai selama 46 tahun lebih lama dari Ejaan Republik dan baru diganti setelah dua tahun merdeka.
  2.  Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi  (menten PP dan K Republik Indonesia pada saat ejaan itu diresmikan pada tahun 1947)
  3. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). EYD mulai berlaku pada tanggal 16 Agustus 1972
.     RUANG LINGKUP EJAAN YANG DISEMPURNAKAN ( EYD )
Ruang lingkup EYD mencakupi lima aspek, yaitu:
a        Pemakaian huruf membicarakan masalah yang mendasar dari suatu bahasa.
11)      Abjad                          4) Pemenggalan
  2)      Vokal                           5) Nama diri
33)      Konsonan

Abjad, Vokal dan Konsonan
  
Huruf
Lafal
Huruf
Lafal
Huruf
Lafal
A a
B b
C c
D d
E e
F f
G g
H h
I i
A
Be
Ce
De
E
Ef
Ge
Ha
I
J j
K k
L l
M m
N n
O o
P p
Q q
R r
Je
Ka
El
Em
En
O
Pe
Qi
Er
S s
T t
U u
V v
W w
X x
Y y
Z z
Es
Te
U
Ve
We
Eks
Ye
Zet
 
              Dalam abjad itu terdapat lima huruf vokal (v), yaitu a, i, u, e, o. Sisanya adalah konsonan (k) sebanyak 21 huruf. Disamping 26 huruf itu, dalam bahasa Indonesia juga digunakan gabungan konsonan (diagraf) sebanyak empat pasang:

kh                    seperti dalam kata                   khusus, akhir
ng                    seperti dalam kata                   ngilu, bangun
ny                    seperti dadam kata                  nyata, anyam 
sy                     seperti dalam kata                  syair, asyik 
 
           Setiap pasangan itu menghasilkan satu fenomena atau satu bunyi, Karna itu, kh, ng, ny, sy masing-masing dihitung sebagai satu k.

 1.    Penggalan Kata
Penggalan kata pada kata dasar
-      Imbuhan yang berawalan dan berakhiran
-      Jika satu kata terdiri atas lebih unsur dan salah satu unsur itu dapat bergabung dengan unsur lain.

2.      Nama Diri  
Cara penulisan nama diri (nama orang, lembaga, tempat, jalan, sungai, gunung dan nama diri lain nya) harus mengikuti EYD, kecuali jika ada pertimbangan khusus yang menyangkut segi adat, hukum dan sejarah.
  
b.      Penulisan huruf membicarakan beberapa perubahan huruf  dari ejaan sebelumnya yang meliputi : Huruf kapital dan Huruf miring

a.    Penulisan Huruf Kapital dan Huruf Miring
1.      Huruf Kapital atau Huruf Besar
-  Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf  pertama kata pada awal kalimat.  
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama ungkapan yang berhubungan dengan nama   Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar, kehormatan, keturunan dan keagamaan yang diikuti nama orang.
-  Huruf kapital dipakai sebangai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama intansi, atau nama tempat.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tuhan, bulan, hari raya, dan pristiwa sejarah.
-  Huruf kapital dipakai sebaga huruf pertama nama geografi, namun tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi unsur nama diri.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan kecuali kata seperti di, ke dari, dan, yang, untuk yang tidak terletak pada posisi awal.  
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan, nama gelar, pangkat, dan sapaan.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai dalam penyapaan pengacuan.
-  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.
2.      Huruf Miring
-  Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam karangan.
-  Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.
-  Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing,  kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.
c.       Penulisan kata membicarakan bidang marfologi dengan segala bentuk dan jenisnya berupa :
1)   Kata dasar                                           6) Kata depan di, ke, dan dari
2)   Kata turunan                                       7) Kata sandang si dan sang
3)   Kata ulang                                           8) partikel
4)   Gabungan kata                                    9) singkatan dan akronim
5)   Kata ganti kau, ku, mu, dan nya
6)   Angka dan lambang bilangan
1.   

Minggu, 14 Juli 2013

Penentuan Harga Permintaan dan Penawaran (pertemuan ke-2)

Pengertian Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Hukum Permintaan dan Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.

Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

-Hukum Permintaan

Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:

“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”
           
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).

-Hukum Penawaran

Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:

“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”
           
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).



sumber : http://myblushyblushyblog.blogspot.com/2013/05/penentuan-harga-permintaan-dan.html

Selasa, 07 Mei 2013

Resume Pertemuan ke-2 (Masalah Ekonomi)

Setiap orang pasti mempunyai masalah ekonomi, contohnya mahasiswa yang harus memenuhi kewajibannya untuk membayar uang kuliah. Negara punya masalah ekonomi, yang juga jadi masalah dunia yang tidak akan selesai sampai kapanpun. Karena itu, problema yang besar tersebut harus ditangani dengan sangat hati hati dan bijak. Jika dijalankan dengan tepat, bias terjamin aman. Ternyata Masalah lingkungan, seperti kerusakan lingkungan, ternyata dilakukan oleh orang ekonomi. Seperti buang sampah sembarangan. Dampaknya adalah kita harus panggil tukang sapu atau tukang bersih bersih untuk membersihkan, yang akhirnya jadi buang buang biaya.

Masalah Ekonomi yaitu :


  • Kemiskinan

Penyebab dari kemiskinan :· SDM Rendah.Dengan lapangan kerja yang sempit menyebabkan banyaknya pengangguran· Pendidikan,terutama di pelosok Desa· Sempitnya lapangan pekerjaan,menyebabkan SDM rendah· Pendapatan rendah,gaji buruh sangat kecil· Biaya hidup tinggi,terutama di kota-kota besar

SDM Rendah – Produktivitas Rendah – Pendapatan Rendah (Penghasilan hanya digunakan untuk konsumsi sehingga tidak ada uang lebih untuk ditabung) – Tabungan Rendah (karena tidak ada tabungan jadi tidak memungkinkan untuk investasi) – Investasi Rendah.

sumber : http://myblushyblushyblog.blogspot.com/
                 http://aero-7.blogspot.com/
 

Blogger news

Blogroll