Pages

Kamis, 19 Juni 2014

sate lilit kornet ayam pronas

bahan :
2 kaleng Pronas Corned Chicken
50 gram kelapa parut kasar
1/4 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk
100 gram sagu
25 ml santan ketal manis
batang serai untuk tusukannya

bumbu halus :
2 buah cabai merah keriting, dibuang biji
2 siung bawang putih
5 butir bawang merah
3 butir kemiri, disangrai
1 sendok teh ketumbar
1/2 sendok teh terasi, dibakar

cara membuat :

  1. campur Pronas Corned Chicken, kelapa parut kasar, garam, merica, sagu, dan santan kental instan. aduk rata.
  2. rekatkan pada batang serai. bentuk seperti pentul.
  3. bakar di atas bara api sampai matang.

created by : Dapoer Pronas

Bola-Bola Rambutan Kornet Pronas

bahan :
1 kaleng Pronas Corned Beef Regular
1 butir telur
2 sendok makan maizena
1/4 buah bawang bombay, cincang kasar
1/2 buah paprika hijau, potong kotak kecil
100 gram wortel, potong kotak kecil, rebus, tiriskan
1/4 sendok teh garam
1/4 sendok teh merica bubuk

bahan pelapis :
40 kulit pangsit, diiris panjang halus

bahan pelengkap :
75 gram saus bangkok

cara membuat :

  1. campur Pronas Corned Beef Regular, telur, maizena, bawang bombay, paprika hijau, dan wortel. aduk rata. tambahkan garam dan merica. aduk rata.
  2. bentuk bulat sebesar bakso. gulingkan dikulit pangsit.
  3. goreng diatas api sedang hingga matang.
  4. sajikan bersama saus bangkok.

created by : Dapoer Pronas


Minggu, 11 Mei 2014

Resensi Film Habibie dan Ainun




Habibie & Ainun adalah film drama Indonesia yang dirilis pada tanggal 20 Desember 2012. Film ini dibintangi oleh Reza Rahardian,Bunga Citra Lestari dan Tio Pakusadewo. Pada peluncurannya, film ini disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia ke-6, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi oleh Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta ke-16, Ir. H. Joko Widodo, dan oleh tokoh utama film ini sendiri, Presiden Republik Indonesia ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie. Film ini diangkat dari memoir yang ditulis Habibie mengenai mendiang istrinya, Hasri Ainun Habibie, dalam buku Habibie dan Ainun.

Setting awal dimulai ketika Habibie dan Ainun masih remaja, mereka memang bersekolah ditempat yang sama dan gurunya kala itu sempat bergurau dengan mengatakan kalau sebernarnya mereka berjodoh tapi Habibie menyangkalnya, ia malah mengatakan kalau Ainun itu hitam, jelek, gendut, seperti gula jawa.

Tahun demi tahun pun berlalu, Habibie yang berkuliah di Jerman terpaksa harus pulang ke Indonesia karena penyakit Tubercolosis yang dideritanya. Tapi dari situlah cerita cinta Habibie&Ainun berlanjut. Habibie akhirnya dipertemukan kembali dengan Ainun lewat kue yang harus diantarkannya ke rumah Ainun.

Ainun yang telah berubah menjadi gadis muda nan cantik pun, membuat Habibie jatuh hati. Karena kecantikannya banyak pria yang menaruh hati padanya. Dan kebanyakan pria yang menyukainya adalah pria yang berpangkat dan kaya, tapi Habibie sama sekali tidak minder. Dengan santainya ia datang ke rumah Ainun dengan menggunakan becak sedangkan para ‘pesaingnya’ itu kebanyakan bermobil.

Hebatnya, Ainun sendiri tidak silau dengan itu semua, ia lebih memilih Habibie dan hidup bersama dengannya. Setelah menikah, mereka pergi ke Jerman. Disana Habibie menyelesaikan studi S3-nya dan berharap bisa kembali ke Indonesia untuk bisa membuat sebuah pesawat anak bangsa seperti janji yang pernah diucapkan olehnya ketika sakit.

‘Dinegeri orang dipuji, dinegeri sendiri dicaci.’ Mungkin itu kalimat tepat yang menggambarkan kondisi Habibie saat itu. Habibie yang dihormati di Jerman, ternyata tidak dihormati dinegerinya sendiri. Mimpi Habibie untuk bisa membangun tanah air tempat ia dilahirkan, mengalami hambatan. Dengan terpaksa ia menerima semua itu dengan lapang dada dan bekerja di Industri Kereta Api di Jerman.

Sampai akhirnya, Habibie memiliki kesempatan untuk bisa mewujudkan mimpinya. Ia di beri kesempatan untuk membuat pesawat terbang dinegerinya sendiri. Setelah menjadi wakil dirut IPTN, kemudian ia diangkat menjadi menteri, kemudian menjadi wakil presiden dan akhirnya menjadi presiden menggantikan Soeharto yang lengser dari jabatannya.

Setiap kesuksesan pasti ada pengorbanan. Kesuksesan Habibie yang ingin mengabdikan diri pada negara, berdampak pada keluarganya. Ia tak lagi sempat menghabiskan waktu dengan keluarganya, bahkan untuk dirinya sendiri pun tidak. Tidur pun hanya 1 jam setiap harinya.

Ketika Habibie tak mencalonkan diri sebagai presiden di pemilu berikutnya, ia pun kembali ke Jerman bersama dengan Ainun. Disana mereka hidup lebih tenang dan damai. Tapi ketenangan dan kedamaian itu tak bertahan lama. Ainun yang divonis menderita kanker ovarium stadium 4, memaksanya harus dirawat di rumah sakit dan menjalankan operasi berkali-kali. Selama sakit, Habibie dengan setia merawat Ainun dan menjaganya sampai Ainun menutup mata untuk selama-lamanya.

Rabu, 09 April 2014

TUGAS SOFTSKILL BAHASA INDONESIA

Wisata Kuliner
RM Elok Jun Condet Jakarta Timur

Pada tanggal 6 April 2014 saya berwisata kuliner bersama teman saya ke Rumah Makan Padang yang buka setiap hari 24 jam non-stop bernama RM. Elok Jun yang berlokasi di Jln Raya Condet Jakarta Timur. Restoran Padang ini milik teman sekelas saya bernama Sazli Saifullah. Restoran Padang ini memiliki salah satu menu yang menjadi favorit saya di masakan padang, yaitu Ayam gulai yang harganya murah meriah kisaran Rp 13.000,- /porsi. Selain Ayam Gulai ada menu yang enak-enak yaitu daging rendang, Tunjang, Ikan Gulai Sampade, Ikan lele, Ikan bawal Bakar, Ayam goreng, Ayam goreng balado, Ayam bakar... dan semuanya kisaran rata-rata Rp 10.000 s/d Rp 15.000. Lalu mereka juga menjual Ketupat Sayur Padang yang harganya Rp 5.000 s/d Rp 8.000,-. Tidak hanya makanan yang mereka jual ada juga minuman-minuman seperti Teh Botol, Fanta, Sprite, Coca Cola, Pulpy Orange, Aqua Botol dan Aqua gelas, dll yang harganya Rp 500,- s/d Rp 6.000,-. Retoran yang bertempat di Jln. Raya Condet ini memiliki pelanggan yang sangat banyak dan pelanggan yang sangat setia seperti saya ini... hahaha ^^
Sayapun diberi kesempatan untuk wawancara langsung dengan salah satu pengunjung yaitu teman satu kampus di Gunadarma yang juga makan di RM. Elok Jun namanya Nana. Berikut hasil wawancara aku dengan Nana :
Saya : "Hai na, boleh minta waktunya ga ?"
Nana : "Hai juga, boleh kok chyn"
Saya : "Aku mau nanya bagaimana pendapat kamu tentang RM. Elok Jun ?"
Nana : "Enak kok chyn, apalagi sama ayam gulainya.."
Saya : "Wah, selera kita sama.. Aku juga suka makan ayam gulai"
Nana : "Disini juga harganya standart, tidak murah tidak mahal juga haha"
Saya : "iya benar, benar.. Selain ayam gulai menu apa aja yang ada disini yang kamu tahu ?"
Nana : "Setahu aku ada Ayam goreng, Ikan balado, Ikan lele, tunjang.. Apalagi disini ada keponakan yang lucu juga namanya radhi hahaha..."
Saya : "Iya, dia keponakannya temen kelas saya di kampus namanya sazli.."
Nana : "Oooh sazli.."
Saya : "Oke deh, terima kasih ya na atas waktunya untuk diwawancarai hehe"
Nana : "Oke chyn sama-sama".

Inti dari wawancara saya sama nana tadi kalau kalian makan di RM. Elok Jun tidak bakal rugi deh.. Makanan yang mereka sajikan enak dan nikmat banget.. Pasti kalian akan tambah-tambah terus.. Selamat Berkunjung dan Selamat Mencoba ^^



Selasa, 08 April 2014

RESEP UDANG GORENG SAUS MENTEGA

Bahan :

  • udang ukuran sedang
  • 50 gr margarin
  • 7 sdm kecap asin
  • 7 sdm kecap inggris
  • 2 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt merica
  • 2 siung bawang putih memarkan
Cara memasak :
  • buang kepala udang bersihkan udang, lalu goreng hingga matang dengan api yang besar.
  • tumis bawang putih dengan margarin, masukkan semua kecap, merica, setelah mendidih masukkan udang goreng, aduk sampai bumbu merata, dan angkat.

Senin, 31 Maret 2014

RESEP TAHU GORENG SAMBAL PETIS

Bahan:

  • 1 buah tahu putih besar, potong 8
  • 1/2 sdt garam
  • Minyak goreng secukupnya
Pelengkap:
  • Sambal petis
  • Kecap manis
Cara membuat:
  1. Lumuri tahu dengan garam, aduk rata.
  2. Panaskan minyak banyak, goreng tahu hingga kering. Balik, goreng sisi lain tahu hingga kering. Angkat dan tiriskan.
  3. Hidangkan dengan sambal petis dan kecap manis.

RESEP BANDENG KUAH ASAM

Bahan:

  • 500 g ikan bandeng, potong 4
  • 3 sdm air asam jawa
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm minyak goreng
  • 1 sdt garam
  • 2 gelas air
  • 4 tangkal daun kemangi, petik daunnya
  • 10 buah cabai rawit utuh
Bumbu, haluskan:
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 5 cm kunyit
  • 2 buah cabai merah
  • 2 buah cabai hijau
  • 1 buah tomat, potong 4
Cara membuat:
  1. Campur ikan dengan 1 sdm air asam jawa dan garam, aduk rata. Diamkan 10 menit.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ikan, masak hingga berubah warna. Tuang 2 sdm air asam jawa, masukkan garam dan aduk rata. Tuang air, masak dengan api kecil hingga duri ikan lunak dan bumbu meresap. Masukkan daun kemangi dan cabai rawit, masak sebentar. Angkat.
 

Blogger news

Blogroll