Pages

Sabtu, 21 Juni 2014

PUISI

Perbedaan

Seperti membuka ikatan tali sepatu
Perlahan-lahan kita menjauh,
Lawan kata dari cinta bukanlah perpisahan
Melainkan pengabaian
Aku minta maaf, karena meminta perpisahan ini
Karena ucapanmu yang jahat itu membuat luka parut di diriku
Bahkan hatiku yang dulu tergila-gila padamu pun tak bisa memahamimu
Hentikan sajalah, ku katakan ‘ayo putus saja’
Cinta, cinta itu menyakitkan
Cinta, perpisahan bicara padaku
Cinta, meskipun sendiri lagi
Seorang wanita mengatakan akan mendekap hatinya yang terluka dengan penuh kasih sayang
Aku minta maaf, betul-betul minta maaf karena mencarinya
Aku menutup telingaku dari hal-hal yang tak bisa kulakukan untuknya
Aku takut jika kenangan tentangmu terhapus, makan akupun ikut terhapus
Aku takut, oleh karena itu aku berkata minta maaf
Cinta, cinta itu menyakitkan
Cinta, perpisahan bicara padaku
Cinta, meskipun aku sendiri lagi
Seorang pria akan berkata minta maaf, maafkan aku
Jika hati yang menderita oleh cinta dapat disembuhkan dengan perpisahan
Aku tidak akan meninggalkanmu
Tinggalkan aku
Aku mencintaimu kamu adalah belahan jiwaku


Mesin Waktu

Tak seperti biasanya, sendirian di ruangan yang sedikit besar
Sudah berakhir, rasa itu telah berakhir
Cerita yang telah kita buat menjadi sia-sia
Kita jatuh terpisah dengan mudah
Satu kesalahan, mendapat satu penyesalan
Tak ada yang sempurna
Walaupun ku coba mengatakan itu,
Apapun yang ku lakukan, luka-luka ini tidak dapat sembuh
Aku akan menaiki sebuah mesin waktu
Jika aku dapat pergi bertemu dirimu lagi
Aku takkan meminta lebih
Sebelum itu menjadi kenangan yang berlalu dengan cepat
Waktu yang ku lewatkan sendiri begitu lama
Hukuman untuk kesalahan ini begitu berat
Kata-kata yang kau terakhir tinggalkan
Sampai sekarang terulang terus-menerus
Hatiku masih terluka
Ini egois namun ini karena mencintaimu
Katakan, walaupun jika kita sampai pada kesimpulan yang sama
Pasti tidak akan ada penyesalan
Hanya satu kesalahan, hanya satu penyesalan
Berikan aku mesin waktu


Berjanji

Meskipun hari-hari yang sekian lama kuimpikan datang mencariku
Namun rasa sakit yang tak dapat dijelaskan menyebar ke seluruh tubuhku
Terkadang aku ingin sendiri namun pandangan banyak orang membuatku merasa berat
Saat aku ingin bernafas masuk dalam kehidupan sehari-hari orang pada umumnya
Hari berakhir saat cahaya gemerlap itu padam
Tak ada yang bisa kulakukan dengan hati yang hampa dan bahu yang terkulai
Kau mengetuk hatiku yang tersembunyi, seperti keajaiban di saat gelap
Dengan cahaya kau menerangiku lagi
Bagaimana dengan kita? Bagaimana dengan cinta?
Satu kata yang membangkitkanku
Peluk aku dengan hangat dalam dadamu
Satu langkah lebih dekat, sedikit lebih hangat
Kita berdua bersama, mengaitkan jemari
Berjanji padamu

Aku tak bisa melakukan semuanya hanya dengan ucapan terima kasih, namun ingatlah ini
Kaulah yang membuatku tersenyum, kaulah cintaku

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll